Renungan Ramadhan

Agung Nugroho

Menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari
merayap, berjalan bahkan berlari meninggalkan masa lalu yang tak kan pernah kembali
kepahitan demi kepahitan, kemenangan demi kemenangan kita lalui
menempa dan memberi ajar pada kita yang mampu memaknai semuanya
atau bisa jadi hanya meninggalkan rasa yang tiada artinya

Ramadhan telah menghampiri dan semoga akan datang kembali
melatih jiwa kita ‘tuk menikmati kepahitan mengekang hawa nafsu
dan memberikan kemenangan pada akhirnya

Apakah ramadhan telah menempa kita?
apakah ramadhan telah meninggalkan jejak rindu akan nikmatnya kepahitan itu
dan rindu akan kemenangan pada akhirnya?
ataukah hanya meninggalkan rasa lapar dan dahaga?

Mudah-mudahan masih ada ramadhan berikutnya
sampai kita menemukan jawaban yang sesungguhnya

Honolulu, November 2005

~ by giantrangkong on October 2, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: